Posts

Media dan Nafsu Penguasa, pemilih masih percaya?

Image
Media adalah bisnis yang punya andil dalam perkembangan peradaban manusia. Media menjadi oksigen jenis lain bagi manusia modern melakukan dan menjalankan aktivitas sehari-hari. From wake up to sleep to wake up lagi, media jadi konsumsi mata dan telinga kita. Lari kencangnya media sosial, tidak membuat media massa tenggelam begitu saja. Perannya masih sangat masif. Agenda cuci otak dan propaganda masih bisa dibilang berhasil dilakukan lewat media massa walau gaya lain di media sosial juga punya peran tersendiri. Tumbuh suburnya bisnis media pasca reformasi di negara kita ini, membuat kita punya banyak pilihan untuk mengakses informasi sesuai kebutuhan, sesuai keinginan, sesuai selera. Kebutuhan informasi di era serba cepat terbantu dengan mudah dan banyaknya media yang dapat kita jadikan pilihan. Talk about pilihan, diwaktu-waktu menjelang kita menentukan pilihan, apakah kita punya banyak pilihan untuk mendapatkan informasi siapa yang akan kita jadikan pilihan? Jawabannya, Tidak! ...

Hutang BPJS Membengkak, Dirut Harus Mengadu KeTuhan?

Image
Selamat hari kamis Happy People… Bagaima hari kalian sejauh ini? Hope you guys enjoy your life so far sebelum kita bahas Soal omelan tersebut. Dulu ada yang sempat protes dan takut dengan istilah emak-emak. Taunya melakukan aksi yang kerap diidentikkan dengan emak-emak, yaitu ngomel. Kalau emak-emak pada ngomel ya kita maklum, bisa karena sayang anak, namanya juga emak-emak, bisa karena pusing harga-harga naik, bisa juga karena kesel liat pemimpin pada ga tanggung jawab. Walaupun ada emak-emak yang lebih senang disebut ibu bangsa sampe monyong-monyong bilang lima belas ribuuuu gitu loooh! Hanya untuk membela junjungannya yang baru aja abis ngomel-ngomel di podium kehormatan. Kemarin, 17 oktober disebuah kongres di JCC, Jokowi ngomel soal hutang BPJS harus sampai ke mejanya. Kata beliau ini, harusnya sudah bisa beres ditangan Dirut BPJS dan MENKES. presiden kita ini bilang  "Saya tahu urusan JKN ,urusan pembayaran RS. Saya ngerti dan sampai di meja saya seingat saya mu...

67 Tahun Prabowo, Cerita Pemimpin Bangsa Dipersiapkan

Image
Diangkat oleh sang kakek lalu dilambung-lambungkan sambil bercanda, sambil disapa dengan panggilan kesayangan, Gatotkaca. Prabowo kecil dibesarkan dalam atmosfir patriotik. Suasana pasca proklamasi kemerdekaan dan keluarga yang berperan penting dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia membentuk jiwa ksatrianya. Tidak ada yang kebetulan, semua sudah dipersiapkan. Setiap berkunjung kerumah sang kakek, Prabowo kecil dihadiahi pengalaman kanak-kanak yang menyenangkan sekaligus hebat. Dibangunlah tenda militer kepunyaan almarhum sang paman yang gugur dalam pertempuran Lengkong, dihalaman rumah. Subianto dan Suyono, dua paman yang nama mereka diadikan dalam nama pak Prabowo dan sang adik, pak Hasyim. Kemudian, kisah-kisah perjuangan sang paman yang bergabung dalam militer kita saat itu diabadikan pula didalam kamar milik kedua pamannya itu. Disana barang-barang ditata seperti sediakala, tidak ada yang berubah, seperti kedua pejuang itu masih tinggal disana. Hidup berpindah-pindah, ...

Meikarta! Obsesi, Regulasi dan Penguasa

Image
Terkadang kita lupa Bahwa kita bisa membeli mereka Kehidupan yang kita jalani menjadi seperti ini Saat kita tak punya seperti mereka Bawa aku pergi dari sini Ketempat mereka, keluar dari sesak Kita lupa bahwa ada cara lain untuk hidup Hidup yang mudah tanpa kita khawatir pada yang punya Cara mudah untuk menggapai cita Tak peduli ini adalah tanah mereka Kita lupa semua ini dapat menjadi milik kita Walau sebenarnya kita memaksa Aku ingin pindah ke KaPeKa Proyek ambisius dibawah pengembang Lipo Group ini memang kaya kontrofersi. kita tentu masih ingat soal iklannya yang viral dan melahirkan banyak pertanyaan. Dari iklan viral itu ternyata hampir setahun lalu juga heboh kasus promosi yang sudah gencar dilakukan walau belum mengantongi izin. Di 2017 juga, wagub Jabar saat itu, Dedy mizwar sempat menegasakan status pembagunan dan pemasaran proyek ini dihentikan hingga rekomendasi dan izin legal keluar. Selain itu proyek ini juga disebut melanggar perda nomor ...

Keangkeran Ucapan Jokowi

Udah ngopi beloooom? Selamat hari senin Happy People, Hari ini kita akan mulai cerita kita dengan kopi. Kalau lihat judulnya, pasti ada yang sudah bisa nebak, kopi apa yang dimaksud… ‘’ saya ya, saya, saya tu dari kecil sampe sekarang, yang ada nyoba rokok, sekali aja ndak pernah. Saya tu ngopi ndak. Ngopi aja ndak apalagi minum. Ngopi aja ndak kok. Ndak pernah ngopi, ndak pernah ngerokok, ga tau ya tapi memang ga seneng’’. Lalu dengan cepat banyak video-video tersebar luas tentang aktifitas sang bapak itu tadi sedang menikmati kopi, bahkan dengan santai mengabadikan adegan kopi dengan handphonenya diantara orang-orang penting. Bukan soal baru-baru ini, gerombolan nya ngopi-ngopi bareng diajang internasional itu, tapi banyak momen sebelumnya. Lalu apa maksud ucapan dengan penuh keyakinan dihadapan generasi muda Indonesia tempo hari, yang di italic diatas? Ah… Terlalu personal, tidak berdampak kok, begitu nanti akan lahir macam-macam pembelaan. Ya ga apa apa, wajar, namu...

Oversode Pencitraan Jokowi Dan Kegagalan Masif

Image
Semakin di lakukan pencitraan kelewat batas, publik makin tersadarkan akan adanya hal besar yang coba ditutupi oleh rezim ini. Menduduki hampir Seluruh media mainstream yang ada di Indonesia? Sudah, pake buzzer? sudah,drama-drama? Sudah, pura-pura pahlawan? Sudah. hampir semua cara dan gaya untuk melahirkan image yang sesuai pesanan bisa kita lihat dimana-mana. Lalu apa itu berhasil? Belum tentu. Semakin rezim ini panik semakin kelihatan tidak natural yang dilakukan. Sejak awal sudah banyak hal-hal yang sangat tidak natural yang menyakitkan mata. Selain gimmick remeh temeh yang tidak kontekstual terhadap keberlangsungan negara, tidak ada prestasi yang benar-benar berarti berdampak pada masyarakat, terutama masyarakat kecil alias wong cilik yang selalu dijadikan bahan jualan. Hanya klaim dan klaim. Lalu pengikut rezim akan berkoar-koar soal “mana datanya?”, bila ada pihak yang memberi kritik.  Padahal, sering kali data menyesatkan justru di tembakkan sendiri ke udara ole...

Jokowi Harus Belajar Manajemen Dari Tukang Basso

Image
Jeng...jeeeeng… Satu jam setelah diumumkan naik,kenaikan BBM batalkan. Menjadi warga negara Indonesia kini seperti kita terhisap kedalam layar tivi kedalam drama korea. Sangat dramatis, mengaduk emosi tapi diakhir, kita akhirnya sadar semua itu hanya fiktif. Tapi drama yang menyeret kita kini adalah nyata ketika segerombolan orang berateraksi sirkus menjungkir balik urusan hajat hidup orang banyak dengan menggelikan. Respon spontan saat menjadi saksi mata drama missmanagement negara tuan rumah Anual Meeting IMF-WBG adalah, ‘’ serius ga sih ni urus negara!’’ Se-bar-bar itukah management negara kita kini? Mungkin hal biasa saja bagi sebagian orang. Secara personal aku muak melihat bangsa ini dipermainkan oleh badut-badut nakal dar gerombolan sirkus ini. Masih ingatkan soal dengan lantangnya seorang bilang ‘’ i don’t read what i sign’’... Sejarah mencatat bangsa ini pernah dipimpin oleh satu orang yang bagi aku menyepelekan nasib 260jutaan jiwa yang dia pimpin dengan ke acu...