Posts

Mantra Rahasia Prabowo Untuk Double Perfect Skor, Coffee!

Image
Sebenarnya, untuk menceritakan ini, saya sedikit harus meraba-raba. Karena saya bukan penikmat kopi. Ya, kita mau cerita soal kopi. Kopi dan energi dari harapan baru masa depan bangsa yang kita cintai ini. Orang-orang dimuka bumi ini ada macam-macam. Tapi jenis orang yang hanya bisa membuat saya kagum adalah orang yang menurut saya punya kecerdasan spesial. Dah rahasia kecerdasan bapak yang saya sangat adore ini adalah kopi. Kata beliau gini, “aneh ya, kok enak!” Ceritanya, bapak waktu itu mau Ujian, and he found a cola dirumah. Diminum kan tu. Terus beliau baca, di cola itu kan ada cafein yang cukup tinggi. Setelahnya beliau membaca dan belajar untuk ujian saat pendidikan militer diluar negeri. Sekarang kita semua tahu kalau bapak memang punya kecerdasan yang membanggakan. Dari orang terdekat bapak langsung saya memastikan bahwa IQ beliau adalah 151. Ternyata ada suport kafein dalam pola beliau meraih prestasi selama ini dan mungkin saja ini juga jadi rahasia seba...

Dagangan Konsultan Berkedok Survei Kubu Jokowi

Image
Pencitraan, Strategi yang diyakini masih akan eksis hingga berakhirnya waktu. Pemandangan yang semakin terlihat absurd bagi sebagian orang karena semakin kesini semakin dekat dengan pola pelacuran media. Independensi dan peran media yang diharapkan berimbang sebagai wujud penerangan bagi rakyat sudah semakin seperti air dipadang pasir. Potensi penyesatan dan penggiringan opini yang nakal sudah jadi pemandangan yang familiar sehari-har kita konsumsi. Salah satu konten yang juga Dilacurkan media dalam penggiringan opini dan branding bagi pasangan calon adalah dengan publish gila-gilaan hasil survei. Survei yang lalu bisa di kembang biakkan menjadi gimmick meracau demi menjaga nama baik semu pasangan calon dalam grafik elektabilitas demi penghiburan kelompok pemuja dan agenda tipu daya. Bagaimana tidak, hasil survei yang lahir dari rahim pimpinan yang berkedudukan sebagai konsultan politik salah satu paslon sudah dapat dipastikan tidak lebih dari sekedar ajang promosi ku...

Parade Humor Barisan Petahana (Udah Alus Belom Judulnya)

Image
Pesta demokrasi kita kini menjadi pesta pora nalar dan bathin. Saat orang sibuk mencari cara mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yang coba terus dijegal oleh pihak yang selalu ingin merenggkut anugerah yang seharusnya dinikmati bangsa ini, masih saja ada kelompok tertentu yang dengan bangga menjadi pengkhinat dan atau menjadi pemandu sorak pengkhianat. Dalam kegelisahan rakyat karena gaya kepemimpinan yang lemah dan loyo, suara-suara kebenaran semakin tak terbendung. Pengetahuan dan keingintahuan rakyat akan kondisi yang sedang dialami oleh negara membuat sebuah kelompok gelisah. Kegelisahan akan tipu daya mereka selama ini akan semakin ditinggalkan masyarakat karena akal. Sebagian kini sudah mantap menyuarakan “I Don’t Trust Him Anymore”, sebagian memang sudah mantap dengan keyakinan “I Never Trust Him”. Dalam situasi ini, maka agenda narasi sesat dan logika terpelintir semakin gencar dilaksanankan dengan asupan yang sepertinya semakin merampingkan otak. Dilakukanlah...

Standar Ganda Gerombolan Jokowi, Gaya Lama Penjual Dusta

Image
Dengan nyungsepnya kredibilitas paslon Capres-Cawapres no urut 01,akibat meroketnya kesadaran Rakyat Indonesia akan kebenaran membuat kubu mereka semakin menggeliat kebingungan. Segala macam cara dilakukan agar hasrat kuasa mereka bisa tersalurkan. Karena gimmick polas poles pencitraan drama sudah semakin tidak laku dan ditinggalkan publik, maka caranya adalah dengan membunuh karakter lawan. Bukan hanya lawan haed to head dalam pesta demokrasi, siapapun yang berpihak pada lawan dan atau yang berkemungkinan tidak mau ikut gerombolan kolam maka akan mereka goyang terus. Semakin banyaknya masyarakat yang meninggalkan sajian tipu-tipu rezim dan anteknya di media mainstream, semakin hilang daya pikat semua yang mereka jual selama ini. Alhasil, walau terus sorak sorai media bayaran berjalan, menjual segala yang bisa digadai seperti nalar dan kebenaran pun mereka sudi lakukan. Menjual karya khas kaum cari-carisme dengan tidak memandang akal sehat, hajar saja, yang penting heboh...

Panggilan Untuk Swing Voters dari Kenyataan!

Image
Sebuah kegagalan masif yang tidak dapat di tututpi dengan drama oleh rezim yang tidak perlu disebutkan namanya ini adalah gagal mempersatukan dua kubu yang berbeda dukungan dan pilihan usai 2014 lalu. Bila bicara hari ini, mungkin ada kewajaran saat kita yakin dengan apa yang kita hendak perjuangkan. Bagaiamana kebenaran yang kita yakini, coba kita syiar kan kepada siapa saja yang bisa kita jangkau karena tensi politik kita sudah mulai bergelora. Namun, kondisi idealnya, tidak boleh berlangsung dalam kebencian dan narasi pembohongan dalam agenda playing victim. Selama empat tahun lebih jurang itu terus diperlebar dengan bangganya oleh mereka yang walau mulutnya berkata harga mati harga mati, tapi perpecahan seolah modal lain mereka menjual diri. Dua kubu yang semakin nyata membangun tembok seolah kita bukan saudara membuat kita sedih, entah kenapa Indonesia ku kini. Gaya produksi narasi tepuk dada bahwa mereka paling ini paling itu adalah gaya lama yang dalam sejarah digam...

Dialog dan Persahabatan Antaragama, Visi Islam, Prabowo dan Pancasila

Image
Hi Happy People, Happy Friday, jum’at berkah for All… Sebagai orang yang mengkitu akun-akun official social media pak Prabowo, bang Sandi dan Gerindra, beberapa hari terakhir postingan akun-akun tersebut dipadati dengan kegiatan pak Prabowo dalam kunjungan silaturahmi ke beberapa daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dalam Kunjungan silaturahmi kebeberapa Pondok Pesantren dan silaturahmi dengan berbagai tokoh serta kalangan masyarakat, pak Prabowo menjumpai beberapa sosok ulama yang memiliki hubungan sangat baik dengan beliau sejak lama. Disetiap mengikuti Live streaming kegiatan bapak di Facebook partai Gerindra dan Facebook Prabowo Subianto, selain mengikuti kegiatan yang berlangsung dan mendengar penyampaian bapak, yang menarik adalah komentar warga net a.k.a netizen di fitur live itu. Macam-macam, selain dipenuhi dukungan dan doa-doa untuk perjuangan pak Prabowo, ada juga komentar sinis khas pendukung toko sebelah. Jualan mereka cuma satu, kenapa hanya dekat de...

#500HariNovelDiserang ,Aparat Hanya Gercep Untuk Keuntungan Mukidi

Image
Ini adalah teror yang nyata direzim tipu daya ini. Ini adalah hari ke 500 teror itu dibiarkan. Siapa berani bantah ini adalah pembiaran. Siapa berani benarkan kicau meracau Mukidi yang sudah berulang tahun pertama? Bahwa kasus ini mengalami banyak kemajuan. Ada benarnya, ada ga yang tanya kemajuan buat siapa? Buat dalangnya kali? Aparat loyo, pengusutan berjalan lebih lambat dari pertumbuhan ekonomi. Bedanya kalau pertumbuhan masih bisa di karang-karang, kasus ini dibiarkan tergeletak di pojokan ruang nurani bangsa ini. Seperti yang Novel Baswedan pernah ungkapkan, ini sengaja tidak diungkap oleh kepolisian. Bagi orang waras kasus ini Lamban, lemah, dan norak. Dua orang pelaku yang terekam cctv tidak mungkin bekerja tanpa disuruh siapa-siapa. Ada bosnya, pasti. Apalah urusan dua orang lelaki bermotor itu hingga nekat menyerang seorang dengan segitu kejinya. Orang yang sedang berada dijalan antara rumahnya dengan rumah Tuhan. Bosnya ini yang sedang dilindungi, atau yang mel...